Banner Paspor

Paspor Biasa

1. UMUM

- Paspor biasa terdiri atas:

  • a. Paspor biasa elektronik; dan
  • b. Paspor biasa nonelektronik.


- Paspor diterbitkan dengan menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian ( SIMKIM ).

- Permohonan paspor biasa dapat diajukan secara manual atau elektronik.

2. PERSYARATAN :


1. Bagi warga negara Indonesia yang berdomisili atau berada di Wilayah Indonesia, mengisi formulir dan melampirkan persyaratan:

  • a. Kartu Tanda Penduduk yang sah dan masih berlaku;
  • b. Kartu Keluarga;
  • c. Akta Kelahiran, Akta Perkawinan atau Buku Nikah, Ijazah, atau Surat Baptis;
  • d. Surat Pewarganegaraan Indonesia bagi Orang Asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  • e. Surat Penetapan Ganti Nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  • f.  Paspor biasa lama bagi yang telah memilki paspor biasa.

* Persyaratan sebagaimana dimaksud pada point 1 huruf c, dokumen harus memuat :

       1. Nama;

       2. Tempat Lahir;

       3. Tanggal Lahir; dan

       4. Nama Orang Tua.

           Berdasarkan Pasal 4 ayat 1 dan 2 Perturan Menteri Hukum dan HAM R.I. No.8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa

           dan Surat Perjalanan Laksana Paspor

* Dalam hal sebagaimana dimaksud pada point 1 huruf c tidak memuat data Nama, Tanggal Lahir, Tempat Lahir

   dan Nama Orang Tua, pemohon dapat melampirkan surat keterangan dari instansi yang berwenang.

* Dokumen Asli dari lampiran persyaratan dibawa serta pada saat proses Pengajuan Permohonan dan

   Wawancara.

2. Bagi Anak warga negara Indonesia yang berdomisili di Wilayah Indonesia, mengisi formulir dan melampirkan

    persyaratan:

  • a. Kartu Tanda Penduduk Ayah atau Ibu yang sah dan masih berlaku;
  • b. Kartu Keluarga;
  • c. Akte Kelahiran atau Surat Baptis;
  • d. Akte Perkawinan atau Buku Nikah Orang Tua;
  • e. Surat Penetapan Ganti Nama dari Pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  • f. Paspor Biasa lama bagi yang telah memiliki Paspor Biasa.

    Bagi anak Warga Negara Indonesia ( di bawah 18 tahun dan belum menikah ) yang akan berangkat keluar

    negeri tidak bersama orang tuanya melampirkan persyaratan :

      a. Kartu Tanda Penduduk orang tua yang masih berlaku atau surat keterangan pindah ke luar negeri;

      b. Kartu Keluarga;

      c. Kartu Tanda Penduduk orang yang akan membawa keluar negeri yang masih berlaku atau Surat

          Keterangan pindah ke luar negeri;

      d. Paspor orang yang akan membawa ke luar negeri;

      e. Akte Perkawinan atau Buku Nikah orang tua;

      f. Surat pernyataan beramaterai dari kedua orang tua yang berisi antara lain : pemberian izin bagi

          anak untuk memperoleh paspor dan bepergian ke luar negeri bersama orang lain;

       g. Surat pernyataan bermaterai dari orang yang membawa anak, yang berisi antara lain : pernyataan

           bertanggung jawab terhadap keberadaan anak dan paspor yang dimilikinya, keberangkatan dan

           kepulangannya ke Indonesia.

  * Dokumen Asli dari lampiran persyaratan dibawa serta pada saat proses Pengajuan Permohonan dan

     Wawancara.

3. PENGGANTIAN PASPOR :

1. Penggantian Paspor Biasa dilakukan jika :

       a. Masa berlakunya akan atau telah habis;

       b. Halaman Penuh;

       c. Hilang;

       d. Rusak :

           1. Pada saat proses penerbitan; atau

           2. Di luar proses penerbitan.

2. Penggantian Paspor Biasa sebagaimana dimaksud pada point 1 huruf a, huruf b dan huruf d angka 1,dapat langsung diberikan penggantian paspor biasa melalui prosedur permohonan paspor biasa. Penggantian paspor biasa sebagaimana dimaksud pada point 1 huruf c dan huruf d angka 2 dapat diberikan setelah pembuatan Berita Acara Pemeriksaan dan mendapat persetujuan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk.

3. Permohonan penggantian paspor sebagaimana dimaksud pada point 1 huruf c diajukan dengan melampirkan persyaratan tambahan Surat Keterangan Hilang dari Kepolisian setempat.

 4. PROSEDUR

     1. Penerbitan Paspor Biasa dilakukan melalui mekanisme yang terdiri atas :

         a. Pemeriksaan kelengkapan berkas permohonan dan pengambilan nomor antrian;

         b. Pemerikasaan keabsahan berkas, input data dan pemindaian bekas pemohon;

         c. Pengambilan foto, sidik jari dan wawancara;

         d. Pembayaran biaya paspor;

         e. Identifikasi Biometrik, Cek Cekal dan Adjudikasi;

         f.  Alokasi blanko paspor;

         g. Pencetakan Paspor, Uji Kualitas dan Laminasi Paspor;

          h. Pengesahan paspor secara kesisteman dan pengiriman data ke BCM; dan

          i. Pengambilan Paspor. (3 hari kerja setelah proses Pembayaran bagi permohon Datang Langsung/Walk-In

             dan 3 hari kerja setelah proses Wawancara bagi permohon Online).

      2. Pembayaran biaya Paspor dapat dilakukan pemohon pada bank persepsi atau

          dengan menggunakan fasilitas ATM.        

      3. Seluruh biaya yang berkaitan dengan permohonan Paspor biasa yang telah disetorkan pada Kas Negara

          oleh pemohon tidak dapat ditarik kembali atau dikembalikan.

          Berdasarkan Pasal 21 Peraturan Meneteri Hukum dan HAM No.8 tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan

          Surat Perjalanan Laksana Paspor.

      4. Dalam hal pemohon tidak melanjutkan mekanisme permohonan dalam waktu paling lama 30 (tiga puluh) 

          hari permohonan paspor dibatalkan.

      5. Paspor diterbitkan dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pemohon melakukan proses Pembayaran bagi

          pemohon yang Datang Langsung/Walk-In dan 3 (tiga) hari kerja setelah proses Wawancara bagi pemohon

          Online.

      6. Waktu penyelesaian penerbitan paspor sebagaimana dimaksud pada point 5 dikecualikan bagi penerbitan

          penggantian paspor karena hilang, rusak atau duplikasi. 

 

5. PERUBAHAN DATA PASPOR

    Dalam hal terjadi perubahan data pemegang paspor yang meliputi perubahan nama atau perubahan alamat,

    pemohon dapat mengajukan perubahan data paspor ke Kantor Imigrasi dengan prosedur sebagai berikut :

    a. Pengajuan permohonan;

    b. Persetujuan Kepala Kantor atau Pejabat yang ditunjuk;

    c. Pencetakan perubahan data pada halam pengesahan.


6. MASA BERLAKU PASPOR BIASA

    1. Masa berlaku Paspor biasa paling lama5 (lima) tahun sejak tanggal diterbitkan.

    2. Masa berlaku Paspor biasa yang diterbitkan bagi anak berkewarganegaraan ganda tidak boleh melebihi batas

        usia anak tersebut untuk menyatakan memilih kewarganegaraannnya.

   3. Batas usia anak sebagaimana dimaksud pada point 2 ditentukan sesuai dengan peraturan perundang-

       undangan.