Izin Tinggal Tetap

PERSYARATAN DAN TATA CARA PERMOHONAN, PEMBERIAN, JANGKA WAKTU

DAN PERPANJANGAN IZIN TINGGALTETAP


1. Izin Tinggal Tetap diberikan kepada :

    a. Orang Asing pemegang Izin Tinggal Terbatas sebagai rohaniawan, pekerja, investor, dan lanjut usia;

    b. Keluarga karena perkawinan campuran;

    c. Suami, istri, dan/atau anak dari Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap; dan

    d. Orang Asing eks warga negara Indonesia dan eks subjek anak berkewarganegaraan ganda Republik

        Indonesia.

2. Izin Tinggal Tetap yang diberikan kepada Orang Asing sebagaimana dimaksud pada point (1) juga dapat

    diberikan kepada:

    a. Eks subyek anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia yang memilih kewarganegaraan asing;

    b. Anak yang lahir di Indonesia dari Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap; dan

    c. Warga Negara Indonesia yang kehilangan kewarganegaraan Indonesia di Wilayah Indonesia.

3. Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing sebagaimana dimaksud  pada point (1) diberikan melalui alih status.

4. Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing sebagaimana dimaksud pada point (2) diberikan secara langsung tanpa

    melalui alih status.

5. Permohonan Izin Tinggal Tetap diajukan oleh Orang Asing atau Penjamin kepada Kepala Kantor Imigrasi atau

    Pejabat Imigrasi yang ditunjuk yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal Orang Asing yang bersangkutan

    bersamaan dengan permohonan Izin Masuk Kembali / Re-Entry Permit ( Berlaku terhitung mulai tanggal

    01 Oktober 2014 ).

6. Permohonan Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud pada point (5) diajukan dengan mengisi aplikasi data

    dan melampirkan persyaratan :

    a. Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku;

    b. Fotokopi Izin Tinggal Terbatas yang masih berlaku kecuali bagi Orang Asing sebagaimana dimaksud dalam 

        point (2);

    c. Surat keterangan domisili;

    d. Pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan; dan

    e. Rekomendasi dari instansi dan/atau lembaga pemerintahan terkait.

7. Selain melampirkan persyaratan sebagaimana dimaksud pada point (6), bagi:

    a. Anak yang akan mengikuti atau menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibu pemegang Izin Tinggal

        Tetap, juga harus melampirkan:

        1. Surat penjaminan dari Penjamin;
        2. Fotokopi akta kelahiran;
        3. Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
        4. Fotokopi Paspor Kebangsaan ayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku;
        5. Fotokopi Izin Tinggal Tetap ayah dan/atau ibu yang masih berlaku; dan
        6. Keputusan mengenai alih status Izin Tinggalnya.

     b. Anak yang lahir di Wilayah Indonesia dari orang tua pemegang Izin Tinggal Tetap, juga harus melampirkan:

         1. Surat penjaminan dari Penjamin;
         2. Fotokopi akta kelahiran;
         3. Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
         4. Fotokopi Paspor Kebangsaan ayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku; dan
         5. Fotokopi Izin Tinggal Tetap ayah dan/atau ibu yang masih berlaku.

     c. Orang Asing eks Warga Negara Indonesia, juga harus melampirkan:

         1. Surat penjaminan dari Penjamin;
         2. Bukti yang menunjukan pernah menjadi Warga Negara Indonesia; dan
         3. Keputusan mengenai alih status Izin Tinggalnya.

     d. Eks subyek anak berkewarganegaraan ganda yang memilih kewarganegaraan asing, juga harus

         melampirkan:

         1. Surat permohonan dari ayah atau ibu yang Warga Negara Indonesia;

         2. Isian formulir penyampaian pernyataan memilih kewarganegaraan asing sesuai dengan ketentuan

             peraturan perundang-undangan;

         3. Bukti pengembalian Paspor bagi yang memiliki; dan

         4. Bukti pengembalian fasilitas keimigrasian.

     e. Suami atau istri warga negara asing yang menggabungkan diri dengan istri atau suami Warga Negara

         Indonesia, juga harus melampirkan :

         1. Surat permohonan dari suami atau istri yang Warga Negara Indonesia;

         2. Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah;

         3. Fotokopi surat melaporkan perkawinan dari instansi yang berwenang untuk perkawinan yang

             dilangsungkan di luar negeri;

         4. Fotokopi kartu tanda penduduk suami atau isteri Warga Negara Indonesia yang masih berlaku;

         5. Fotokopi kartu keluarga suami atau isteri yang Warga Negara Indonesia; dan

         6. Keputusan alih status.

      f. Anak berkewarganegaraan asing dari hasil perkawinan yang sah yang menggabungkan diri dengan

         ayah atau ibu warga negara Indonesia, juga harus melampirkan :

         1. Surat permohonan dari ayah atau ibu yang Warga Negara Indonesia;
         2. Fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu Warga Negara Indonesia yang masih berlaku;
         3. Fotokopi akta kelahiran;
         4. Fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang Warga Negara Indonesia; dan
         5. Surat keputusan alih status.

      g. Anak dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan Warga Negara Indonesia, yang belum berusia 18

          (delapan belas) tahun dan belum kawin yang menggabungkan dengan ayah atau ibu Warga Negara

          Indonesia, juga harus melampirkan :

          1. Surat permohonan dari ayah atau ibu yang Warga Negara Indonesia;
          2. Fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua;
          3. Fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu yang Warga Negara Indonesia yang masih berlaku;
          4. Fotokopi akta kelahiran;
          5. Fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang Warga Negara Indonesia; dan
          6. Surat keputusan alih status.

8. Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk memeriksa kelengkapan permohonan.

9. Dalam hal pemeriksaan kelengkapan permohonan telah terpenuhi dan telah dilakukan pengambilan foto,

    Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk dalam waktu paling lama 4 (empat) hari kerja

    menerbitkan Izin Tinggal Tetap.

10. Izin Tinggal Tetap yang pertama kali diberikan untuk waktu 5 (lima) tahun.

11. Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud pada point (10) dapat diberikan perpanjangan untuk jangka

      waktu tidak terbatas dengan ketentuan sepanjang Izin Tinggalnya tidak dibatalkan.

12. Perpanjangan Izin Tinggal Tetap untuk jangka waktu tidak terbatas dengan kewajiban melapor setiap

      5 (lima) tahun sekali diterapkan sejak tanggal 1 September 2014.

13. Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara melapor bagi Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap

      sebagaimana dimaksud pada point (12) diatur dengan Peraturan Menteri.

14. Ketentuan mengenai persyaratan dan tata cara permohonan serta jangka waktu penerbitan Izin Tinggal

      Tetap berlaku juga bagi perpanjangan Izin Tinggal Tetap.

15. Selain memenuhi persyaratan, untuk perpanjangan Izin Tinggal Tetap juga harus melampirkan kartu Izin

      Tinggal Tetap yang lama.