Informasi Keimigrasian






Pengadaan Barang/Jasa

none
Senin, 06 Marer 2017 10:03

7 Warga Negara India Terjaring Razia

Jakarta, 28 Feb 207. Kantor Imigrasi Jakarta Timur kembali melaksanakan operasi Pengawasan Orang Asing di kawasan Pulo Gebang Cakung Jakarta Timur. Hasil dari operasi pengawasan kali ini menjaring 7 warga negara asing berkebangsaan India pada Apartemen Sentra Timur Jl. Sentra Premier Timur.

Setelah dilakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara oleh petugas Imigrasi, ke 7 warga negara India tersebut melakukan pelanggaran keimigrasian over stay atau izin tinggalnya melebihi batas waktu yang telah ditentukan dan tidak dapat menunjukkan Surat Perjalanan/Paspor atau Dokumen Keimigrasian yang dimilikinya, melanggar pasal 78 ayat (3), pasal 71 huruf (b) jo pasal 116 UU. No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.


Operasi Cakung


Saat ini 7 warga negara India digelandang ke Kantor Imigarsi Kelas I Jakarta Timur dan ditempatkan di Ruang Detensi Imigrasi untuk proses pemeriksaan dan penyidikan.

 

Tim PORA Kanim Jaktim.

Kamis, 02 Februari 2017 10:19

GANGGUAN LAYANAN PASPOR

online Error

Kamis, 26 Januari 2017 15:28

Peringatan Hari Bhakti Imigrasi Ke 67

Jakarta, 26 Jan 2017. Upacara peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 67 yang dilaksanakan secara sederhana dengan tema “imigrasi e-Gov Pasti” bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak azasi Manusia DKI Jakarta, Endang Sudirman, Bc.IP, S.Sos, M.M,. Upara peringatan ini dihadiri oleh sejumlah Pejabat Eselon II dilingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Wali Kota Jakarta Selatan, perwakilan dari seluruh Kantor Imigrasi DKI Jakarta dan Rumah Detensi Imigrasi serta undangan lainnya. Kantor Imigrasi Jakarta Timur mendapatkan kehormatan bertindak selaku tuan rumah atau panitia pelaksana pada Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 67 ini.

UpacaraHBI67

 

Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 67 ini juga dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kantor Imigrasi dan Rumah Detensi Imigrasi atas capaian prestasi pada tahun 2016 serta dilanjutkan dengan acara syukuran (pemotongan Nasi Tumpeng yang diserahkan oleh Kakawnwil DKI kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Pegawai yang akan memasuki masa Purna Bhakti serta kepada Pegawai termuda Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur).

Penyerahan Penghargaan


Penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM R.I. kepada Pemerintah Kota Adminsitrasi Jakarta Selatan berupa penghargaan atas Dukungan Penegakan Hukum Keimigrasian di Bidang pembentukan TIMPORA. Penghargaan lainnya diberikan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Soekarno Hatta atas capaian prestasi Penegakan Hukum di Bidang Penanganan Pro Justisia, Pengelolaan Keuangan dengan Penyerapan Anggaran Tertinggi, Penegakan Hukum di Bidang Penolakan Masuk dan Pencegahan Keluar Wilayah Indonesia Terbanyak I serta Penegakan Hukum Keimigrasian di Bidang Deportasi Terbanyak II dengan kategori Kantor Imigrasi Kelas I Khusus.

NasiTumpeng

 

Pengahargaan lainnya juga diberikan kepada Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Pusat dengan capaian prestasi Pengungkapan Kasus Khusus serta Rumah Ditensi Imigrasi Jakarta dengan capaian prestasi Pengelolaan Keuangan dengan Penyerapan Anggaran Tertinggi II Kategori Rumah Detensi Imigrasi. Peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke 67 ditutup dengan acara ramah tamah antar seluruh peserta upacara yang hadir.

TU Kanim Jaktim.

 

Jakarta, 19 Jan 2017. Tim Pengawasan dan Penindakan Orang Asing Kantor Imigrasi Jakarta Timur kembali menjaring 5 warga negara asing dalam operasi yang dilakasanakan pada tanggal 16 Januari 2017 di dua tempat berbeda yaitu Mall Basura Cipinang Besar dan Apartemen Sentra Timur Cakung, Jakarta Timur.

Dalam operasi tersebut, warga negara asing yang terjaring adalah 5 warga negara India. 2 orang terjaring di Mall Basura dan 3 lainnya terjaring di Apartemen Sentra Timur, Cakung.

OpsBasura

Dugaan sementara pelanggaran keimigrasian yang dilakukan terhadap 2 orang warga negara India tersebut adalah pasal 78 ayat (3) dan 3 lainnya adalah pasal 71 huruf (b) jo pasal 116 UU No.6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Saat ini kelima warga negara India tersebut dalam proses pemeriksaan dan penyidikan lebih mendalam dan akan dikembangkan apakah terdapat dugaan pelanggaran keimigrasian lainnya atau tidak.

Tim PORA Kanim Jaktim.

Jakarta, 19 Jan 2017. Dari hasil Operasi Pengawasan Orang Asing yang dilaksanakan tanggal 10 Januari 2017 di Apartemen Casablanca East Residence, Pondok Bambu, Jakarta Timur dengan menjaring 6 Warga Negara Nigeria. 3 orang diantaranya yang melanggar pasal 78 UU No.6 Tahun 2011 tentang keimigrasian yaitu berada di wilayah Republik Indonesia melebihi jangka waktu izin keimigrasian yang diberikan atau Over Stay dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa pemulangan ke negara asal/deportasi dan penangkalan. Ketiga warga negara Nigeria tersebut dipulangkan ke negara asal melalui Bandara Soekarno Hatta pada tanggal 14 Januari 2017.

Deportasi

2 orang warga negara Nigeria lainnya sebagai pemegang Dokumen UNHCR (Assylum Seeker) telah dikeluarkan dari Detensi Imigrasi Jakarta Timur setelah terlebih dahulu dilakukan konfirmasi terhadap keabsahan dokumen ke UNHCR yang diduga dokumen tersebut palsu, 1 orang warga negara Nigeria lainnya yang melanggar pasal 71 huruf (b) jo pasal 116 UU No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yaitu tidak dapat memperlihatkan dan menyerahkan Dokumen Perjalanan atau Izin Tinggal yang dimilikinya apabila diminta oleh Pejabat Imigrasi yang bertugas dalam rangka pengawasan keimigrasian masih berada di ruang ditensi Imigrasi Jakarta Timur untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Tim PORA Kanim Jaktim.

Jakarta, 10 Jan 2017. Sekitar pukul 20.00 WIB Tim Pengawasan dan Penindakan Orang Asing Kantor Imigrasi Jakarta Timur yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Montano F. Rengkung, melakukan operasi pada Apartemen Casablanca East Residence, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Dari kegiatan operasi tersebut, terjaring 6 warga negara Nigeria. 2 orang pemegang Dokumen UNHCR (Assylum Seeker/Pencari Suaka) namun diduga palsu, 1 orang tidak dapat menunjukkan Dokumen Perjalanan/Paspor dan Dokumen Keimigrasian serta 3 orang melanggar pasal 78 UU No.6 Tahun 2011 tentang keimigrasian yaitu berada di wilayah Republik Indonesia melebihi jangka waktu izin keimigrasian yang diberikan atau Over Stay.

OpsWas2

 

Ke enam warga negara Nigeria tersebut sementara ditempatkan di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Terhadap 2 orang pemegang Dokumen UNHCR terlebih dahulu akan dilakukan klarifikasi ke UNHCR terkait dokumen yang dipegang. Ke empat warga negara lainnya akan dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa Deportasi dan Penangkalan.

Tim PORA Kanim Jaktim.

Jumat, 04 September 2015 13:32

TEMPAT SHOLAT LANSIA

Wujud perubahan lainnya yang dilakukan oleh Bapak Agato P. P Simamora sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur adalah disediakannya tempat sholat untuk pemohon jasa keimigrasian yang sudah lansia baik pria ataupun wanita. Pembuatan tempat sholat lansia dilakukan pada (Jumat, 07/08/2015) di lantai 2 kantor dan bersebelahan dengan loket pelayanan pemeriksaan berkas pengajuan paspor. Tempat sholat lansia pria letakya terpisah dengan lansia yang wanita. Untuk lansia pria tempat sholatnya tepat di ruang loket pelayanan, namun untuk lansia wanita tempat sholatnya diruang khusus dan tertutup dengan kamar mandi di dalam untuk mengambil air wudhu.

Poto1

Poto2

Pembuatan tempat sholat bagi lansia tersebut dimaksudkan untuk mempermudah lansia dalam beribadah. Dalam hal ini seorang lansia yang mempunyai keterbatasan tenaga karena faktor umur tidak perlu turun tangga lagi untuk pergi ke masjid kantor yang letaknya dilantai dasar.

Jumat, 04 September 2015 11:33

RUANG ISTIRAHAT PEGAWAI

Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur belum mempunyai ruang khusus istirahat bagi pegawai untuk makan siang pada sejak kantor ini berdiri. Padahal jika dilihat dari segi luas bangunannya, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur mempunyai cukup ruang untuk dibuat ruang istirahat bagi pegawai.

Seiring berjalannya waktu kantor ini mengalami pergantian kepala kantor dan juga mengalami berbagai macam perubahan kebijakan dari kepala kantor yang memimpin, belum juga ada kepala kantor yang membuat kebijakan untuk membuat ruang istirahat bagi pegawai. Hingga pada akhirnya kantor ini mendapat kesempatan untuk dipimpin oleh Bapak Agato P. P Simamora.

Poto1
Ruang Istirahat untuk Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur

Pada saat dipimpin oleh Bapak Agato, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur mengalami banyak perubahan kearah yang lebih tertata. Salah satunya disediakannya ruang khusus bagi pegawai untuk istirahat pada jam istirahat. Tepatnya pada (Kamis, 06/08/2015) dilaksanakannya pembuatan ruang istirahat bagi pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur. Adapun pembuatan ruang istirahat bagi pegawai tersebut dilaksanakan mengambil sedikit bagian dari ruang loket 10 yang berada di lantai 2. Ruang istirahat tersebut terdiri dari tiga meja makan bundar, satu meja dapat ditempati untuk tujuh orang pegawai. Tujuan dari disediakannya ruang istirahat bagi pegawai yaitu efisiensi jam istirahat pegawai dan memberikan rasa nyaman bagi pegawai pada saat makan siang pada jam istirahat. (zs)

Jakarta (24/08/2015). Selama kurun waktu bulan Januari-Agustus 2015, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur sudah melakukan proses hukum (Pro Justitia) terhadap 7 WNA. WNA tersebut terdiri dari 4 WN Nigeria dan 3 WN Tiongkok. Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Komang Trisna Diatmika mengatakan WNA tersebut pada umumnya tidak memiliki dokumen perjalanan seperti paspor dan visa. Hal tersebut melanggar Pasal 116 Undang-Undang RI No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Namun ada juga yang menyalahgunakan ijin tinggal dan tidak melaporkan perubahan alamat. Oleh karena itu, kepada WNA tersebut harus diproses secara hukum (Pro Justitia) sesuai perundang-undangan yang berlaku di Indonesia agar memberikan efek jera.

Poto1

Semakin menjamurnya apartemen di Jakarta Timur, membuat sebagian besar WNA lebih memilih tinggal di apartemen yang disewa dari pemilik apartemen yang menyewakan apartemennya tanpa sepengetahuan pengelola. Oleh karena itu apartemen dianggap tempat yang paling strategis bagi WNA illegal untuk bersembunyi. Fenomena ini menjadi tantangan bagi Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur untuk lebih intensif melakukan pengawasan dan penindakan terhadap WNA illegal di wilayah kerjanya.

Dalam melakukan pengawasan WNA Ilegal, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur tidak bisa bekerja sendiri. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato P.P Simamora menghimbau masyarakat dan pengelola apartemen yang mencurigai adanya aktifitas WNA di lingkungannya untuk segera melaporkan ke Kantor Imigrasi. “Selain itu juga dibutuhkan sinergi antar instansi terkait, seperti Kepolisian, Kejaksaan Negeri dan Kodam Jaya,” Agato menambahkan. Dengan peran aktif masyarakat dan sinergi dengan instansi terkait diharapkan penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur bisa terwujud. (jm)

Jakarta (24/08/2015). Dalam rangka menyatukan sinergi antar instansi terkait dengan pengawasan orang asing, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur telah mengadakan Rapat Dalam Kantor (RDK) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) pada hari Senin, 04 Mei 2015 bertempat di Ruang Rapat Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur.

Poto1

Rapat ini diikuti oleh Perwakilan anggota TIMPORA Kota Administrasi Jakarta Timur, Pejabat/pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta dan Perwakilan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta. TIMPORA Kota Administrasi Jakarta Timur berasal dari Kejaksaan Negeri, Kodam Jaya dan Polres Jakarta Timur.

 Dalam sambutannya Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato P.P Simamora mengatakan bahwa dalam rangka tahun penegakan hukum yang dicanangkan oleh Ditjen Imigrasi akan dilaksanakan Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan serta kegiatan orang asing. Oleh karena itu Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur direncanakan akan melaksanakan Operasi Bumi Pura Wira Wibawa pada tanggal 05-07 Mei 2015 dengan target Operasi Apartemen, hotel, dan pasar yang ada di wilayah Jakarta Timur. Dalam hal pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi ingin tiap-tiap instansi berjalan sinergi guna mencapai hasil yang maksimal. Beliau berharap kerjasama yang baik antar instansi tanpa mengurangi kewenangan yang dimiliki oleh tiap-tiap instansi tersebut.

Perwakilan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menyambut baik pelaksaanaan operasi ini guna menertibkan keberadaan orang asing dan akan berpartisipasi serta mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan Kodam Jaya dan Polres Jakarta Timur. Bahkan Kodam Jaya siap memberikan bantuan personil apabila diperlukan. Sedangkan perwakilan Polres Jakarta Timur lebih menekankan Peranan Polri dalam hal penyidikan tindak pidana terhadap orang asing tidak dapat dikesampingkan, karena kalau menyangkut tindak pidana umum institusi Polri lah yang berhak untuk melakukan penyidikan. (jm)

Web Terkait

Berita Nasional

Berita Hukum

Berita Internasional

Berita Terkini