Informasi Keimigrasian






Pengadaan Barang/Jasa

none

Jakarta, 19 Jan 2017. Tim Pengawasan dan Penindakan Orang Asing Kantor Imigrasi Jakarta Timur kembali menjaring 5 warga negara asing dalam operasi yang dilakasanakan pada tanggal 16 Januari 2017 di dua tempat berbeda yaitu Mall Basura Cipinang Besar dan Apartemen Sentra Timur Cakung, Jakarta Timur.

Dalam operasi tersebut, warga negara asing yang terjaring adalah 5 warga negara India. 2 orang terjaring di Mall Basura dan 3 lainnya terjaring di Apartemen Sentra Timur, Cakung.

OpsBasura

Dugaan sementara pelanggaran keimigrasian yang dilakukan terhadap 2 orang warga negara India tersebut adalah pasal 78 ayat (3) dan 3 lainnya adalah pasal 71 huruf (b) jo pasal 116 UU No.6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Saat ini kelima warga negara India tersebut dalam proses pemeriksaan dan penyidikan lebih mendalam dan akan dikembangkan apakah terdapat dugaan pelanggaran keimigrasian lainnya atau tidak.

Tim PORA Kanim Jaktim.

Jakarta, 19 Jan 2017. Dari hasil Operasi Pengawasan Orang Asing yang dilaksanakan tanggal 10 Januari 2017 di Apartemen Casablanca East Residence, Pondok Bambu, Jakarta Timur dengan menjaring 6 Warga Negara Nigeria. 3 orang diantaranya yang melanggar pasal 78 UU No.6 Tahun 2011 tentang keimigrasian yaitu berada di wilayah Republik Indonesia melebihi jangka waktu izin keimigrasian yang diberikan atau Over Stay dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa pemulangan ke negara asal/deportasi dan penangkalan. Ketiga warga negara Nigeria tersebut dipulangkan ke negara asal melalui Bandara Soekarno Hatta pada tanggal 14 Januari 2017.

Deportasi

2 orang warga negara Nigeria lainnya sebagai pemegang Dokumen UNHCR (Assylum Seeker) telah dikeluarkan dari Detensi Imigrasi Jakarta Timur setelah terlebih dahulu dilakukan konfirmasi terhadap keabsahan dokumen ke UNHCR yang diduga dokumen tersebut palsu, 1 orang warga negara Nigeria lainnya yang melanggar pasal 71 huruf (b) jo pasal 116 UU No.6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yaitu tidak dapat memperlihatkan dan menyerahkan Dokumen Perjalanan atau Izin Tinggal yang dimilikinya apabila diminta oleh Pejabat Imigrasi yang bertugas dalam rangka pengawasan keimigrasian masih berada di ruang ditensi Imigrasi Jakarta Timur untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Tim PORA Kanim Jaktim.

Jakarta, 10 Jan 2017. Sekitar pukul 20.00 WIB Tim Pengawasan dan Penindakan Orang Asing Kantor Imigrasi Jakarta Timur yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Timur, Montano F. Rengkung, melakukan operasi pada Apartemen Casablanca East Residence, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Dari kegiatan operasi tersebut, terjaring 6 warga negara Nigeria. 2 orang pemegang Dokumen UNHCR (Assylum Seeker/Pencari Suaka) namun diduga palsu, 1 orang tidak dapat menunjukkan Dokumen Perjalanan/Paspor dan Dokumen Keimigrasian serta 3 orang melanggar pasal 78 UU No.6 Tahun 2011 tentang keimigrasian yaitu berada di wilayah Republik Indonesia melebihi jangka waktu izin keimigrasian yang diberikan atau Over Stay.

OpsWas2

 

Ke enam warga negara Nigeria tersebut sementara ditempatkan di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Terhadap 2 orang pemegang Dokumen UNHCR terlebih dahulu akan dilakukan klarifikasi ke UNHCR terkait dokumen yang dipegang. Ke empat warga negara lainnya akan dikenakan tindakan administrasi keimigrasian berupa Deportasi dan Penangkalan.

Tim PORA Kanim Jaktim.

Jumat, 04 September 2015 13:32

TEMPAT SHOLAT LANSIA

Wujud perubahan lainnya yang dilakukan oleh Bapak Agato P. P Simamora sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur adalah disediakannya tempat sholat untuk pemohon jasa keimigrasian yang sudah lansia baik pria ataupun wanita. Pembuatan tempat sholat lansia dilakukan pada (Jumat, 07/08/2015) di lantai 2 kantor dan bersebelahan dengan loket pelayanan pemeriksaan berkas pengajuan paspor. Tempat sholat lansia pria letakya terpisah dengan lansia yang wanita. Untuk lansia pria tempat sholatnya tepat di ruang loket pelayanan, namun untuk lansia wanita tempat sholatnya diruang khusus dan tertutup dengan kamar mandi di dalam untuk mengambil air wudhu.

Poto1

Poto2

Pembuatan tempat sholat bagi lansia tersebut dimaksudkan untuk mempermudah lansia dalam beribadah. Dalam hal ini seorang lansia yang mempunyai keterbatasan tenaga karena faktor umur tidak perlu turun tangga lagi untuk pergi ke masjid kantor yang letaknya dilantai dasar.

Jumat, 04 September 2015 11:33

RUANG ISTIRAHAT PEGAWAI

Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur belum mempunyai ruang khusus istirahat bagi pegawai untuk makan siang pada sejak kantor ini berdiri. Padahal jika dilihat dari segi luas bangunannya, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur mempunyai cukup ruang untuk dibuat ruang istirahat bagi pegawai.

Seiring berjalannya waktu kantor ini mengalami pergantian kepala kantor dan juga mengalami berbagai macam perubahan kebijakan dari kepala kantor yang memimpin, belum juga ada kepala kantor yang membuat kebijakan untuk membuat ruang istirahat bagi pegawai. Hingga pada akhirnya kantor ini mendapat kesempatan untuk dipimpin oleh Bapak Agato P. P Simamora.

Poto1
Ruang Istirahat untuk Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur

Pada saat dipimpin oleh Bapak Agato, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur mengalami banyak perubahan kearah yang lebih tertata. Salah satunya disediakannya ruang khusus bagi pegawai untuk istirahat pada jam istirahat. Tepatnya pada (Kamis, 06/08/2015) dilaksanakannya pembuatan ruang istirahat bagi pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur. Adapun pembuatan ruang istirahat bagi pegawai tersebut dilaksanakan mengambil sedikit bagian dari ruang loket 10 yang berada di lantai 2. Ruang istirahat tersebut terdiri dari tiga meja makan bundar, satu meja dapat ditempati untuk tujuh orang pegawai. Tujuan dari disediakannya ruang istirahat bagi pegawai yaitu efisiensi jam istirahat pegawai dan memberikan rasa nyaman bagi pegawai pada saat makan siang pada jam istirahat. (zs)

Jakarta (24/08/2015). Selama kurun waktu bulan Januari-Agustus 2015, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur sudah melakukan proses hukum (Pro Justitia) terhadap 7 WNA. WNA tersebut terdiri dari 4 WN Nigeria dan 3 WN Tiongkok. Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Komang Trisna Diatmika mengatakan WNA tersebut pada umumnya tidak memiliki dokumen perjalanan seperti paspor dan visa. Hal tersebut melanggar Pasal 116 Undang-Undang RI No. 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian. Namun ada juga yang menyalahgunakan ijin tinggal dan tidak melaporkan perubahan alamat. Oleh karena itu, kepada WNA tersebut harus diproses secara hukum (Pro Justitia) sesuai perundang-undangan yang berlaku di Indonesia agar memberikan efek jera.

Poto1

Semakin menjamurnya apartemen di Jakarta Timur, membuat sebagian besar WNA lebih memilih tinggal di apartemen yang disewa dari pemilik apartemen yang menyewakan apartemennya tanpa sepengetahuan pengelola. Oleh karena itu apartemen dianggap tempat yang paling strategis bagi WNA illegal untuk bersembunyi. Fenomena ini menjadi tantangan bagi Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur untuk lebih intensif melakukan pengawasan dan penindakan terhadap WNA illegal di wilayah kerjanya.

Dalam melakukan pengawasan WNA Ilegal, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur tidak bisa bekerja sendiri. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato P.P Simamora menghimbau masyarakat dan pengelola apartemen yang mencurigai adanya aktifitas WNA di lingkungannya untuk segera melaporkan ke Kantor Imigrasi. “Selain itu juga dibutuhkan sinergi antar instansi terkait, seperti Kepolisian, Kejaksaan Negeri dan Kodam Jaya,” Agato menambahkan. Dengan peran aktif masyarakat dan sinergi dengan instansi terkait diharapkan penegakan hukum terhadap pelanggaran keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur bisa terwujud. (jm)

Jakarta (24/08/2015). Dalam rangka menyatukan sinergi antar instansi terkait dengan pengawasan orang asing, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur telah mengadakan Rapat Dalam Kantor (RDK) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) pada hari Senin, 04 Mei 2015 bertempat di Ruang Rapat Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur.

Poto1

Rapat ini diikuti oleh Perwakilan anggota TIMPORA Kota Administrasi Jakarta Timur, Pejabat/pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta dan Perwakilan Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta. TIMPORA Kota Administrasi Jakarta Timur berasal dari Kejaksaan Negeri, Kodam Jaya dan Polres Jakarta Timur.

 Dalam sambutannya Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato P.P Simamora mengatakan bahwa dalam rangka tahun penegakan hukum yang dicanangkan oleh Ditjen Imigrasi akan dilaksanakan Operasi Bhumi Pura Wira Wibawa untuk melakukan pengawasan terhadap keberadaan serta kegiatan orang asing. Oleh karena itu Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur direncanakan akan melaksanakan Operasi Bumi Pura Wira Wibawa pada tanggal 05-07 Mei 2015 dengan target Operasi Apartemen, hotel, dan pasar yang ada di wilayah Jakarta Timur. Dalam hal pelaksanaan kegiatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi ingin tiap-tiap instansi berjalan sinergi guna mencapai hasil yang maksimal. Beliau berharap kerjasama yang baik antar instansi tanpa mengurangi kewenangan yang dimiliki oleh tiap-tiap instansi tersebut.

Perwakilan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur menyambut baik pelaksaanaan operasi ini guna menertibkan keberadaan orang asing dan akan berpartisipasi serta mendukung sepenuhnya kegiatan tersebut. Hal yang sama juga disampaikan oleh perwakilan Kodam Jaya dan Polres Jakarta Timur. Bahkan Kodam Jaya siap memberikan bantuan personil apabila diperlukan. Sedangkan perwakilan Polres Jakarta Timur lebih menekankan Peranan Polri dalam hal penyidikan tindak pidana terhadap orang asing tidak dapat dikesampingkan, karena kalau menyangkut tindak pidana umum institusi Polri lah yang berhak untuk melakukan penyidikan. (jm)

Jumat, 04 September 2015 10:49

KUNJUNGAN STAF KHUSUS MENTERI

Jakarta (21/08/2015). Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur mendapat kunjungan pada tanggal 12 Agustus 2015 dari Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI, M. Nurdin, didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM RI DKI Jakarta, DR. Mardjoeki, Bc.IP., M.Si, beserta Jajaran. Kunjungan ini disambut hangat oleh Kepala Kantor dan seluruh jajaran staf Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur. Upacara penyambutan kedatangan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI langsung dipimpin oleh Bapak Kepala Kantor (Agato P.P Simamora) dengan Kasubsi Pengawasan (Indra Maulana Dimyati) sebagai komandan upacara penyambutan.

Poto1
Upacara Penyambutan Staf Khusus Menteri

Secara garis besar, tujuan kunjungan ini adalah sebagai monitoring dan evaluasi pelaksanaan tugas dan fungsi Kantor Imigrasi dalam hal pelayanan, pengamanan, dan pengelolaan. Bapak Kepala Kantor secara terbuka mengajak rombongan Staf Khusus Menteri Hukum dan HAM RI beserta Kepala Kantor Wilayah dan rombongan berkeliling melihat situasi dan kondisi yang terdapat di sekitar wilayah Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, mulai dari pintu gerbang utama sampai ke setiap ruangan-ruangan pelayanan. Sambil berjalan melihat setiap ruangan, Bapak Kepala Kantor menjelaskan keadaan kantor yang sedang dalam tahap renovasi. Selain itu juga memberikan penjelasan mengenai beberapa aplikasi yang dapat membantu pemohon dalam hal memberikan informasi mengenai Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur dan aplikasi yang memberikan kemudahan kepada pemohon dalam mengetahui alur layanan Permohonan Paspor RI.

Poto2
Pemaparan Laporan Hasil Kegiatan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur

Puncaknya, Bapak Kepala Kantor menjelaskan segala bentuk kegiatan dan laporan pertanggungjawaban Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur yang dituangkan dalam buku-buku laporan yang sudah disusun berdasarkan kegiatan per bagian. Hal ini sebagai bentuk nilai Akuntabilitas dalam pekerjaannya sebagai pimpinan tertinggi di kantor.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan dapat memacu semangat Pelayanan Prima dalam meningkatan kualitas pelayanan dibidang keimigrasian.

Senin 17 Agustus 2015, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara ini diikuti seluruh pegawai di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur. Dalam upacara yang bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato P.P. Simamora. Dalam sambutannya, Kepala Kantor membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly.

Poto1


Isi sambutan tersebut diantaranya diungkapkan bahwa kemerdekaan adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan tidaklah didapatkan dengan cuma-cuma. Berbagai pengorbanan telah dipertaruhkan, tak ada gelisah apalagi keluh kesah, yang ada hanya ikhlas untuk berjuang lebih keras. Mulai dari perjuangan secara fisik melalui adu kekuatan, adu senjata, hingga diplomasi dengan kata-kata penuh makna. Semangat inilah yang menjadi pengobar perjuangan para pendiri bangsa. Para pejuang saat itu bersumpah demi kemerdekaan yang bukan hanya untuk dirinya, tapi untuk kita, anak bangsa yang menjadi harapannya. Cita-citanya adalah bangsa Indonesia dapat merdeka, berdaulat, adil dan makmur serta dapat sejajar dengan bangsa lain di muka bumi ini. Untuk Itulah mengapa para pendahulu kita bangkit dan berjuang.

Poto2


Pelajaran penting dari para pejuang bangsa khususnya semangat dalam merebut kemerdekaan dengan segala pengorbanannya layak kita terapkan saat negara dan bangsa merintih dalam kesakitan atas berbagai ketidaknyamanan. Jika perang di masa lalu dalam kerangka merebut kemerdekaan, maka sekarang saatnya mengisi dengan segala kemajuan untuk kemandirian dan kesejahteraan.

Menteri Hukum dan HAM di dalam isi sambutannya mengajak “Mari dengan semangat “Kami PASTI”, kita bekerja dan berprestasi. Dengan semangat “Kami PASTI” mari bersinergi untuk menghindari disintegrasi. Dengan semangat “Kami PASTI”, mari kita berinovasi untuk bangsa yang mandiri. Dengan semangat “Kami PASTI” lanjutkan perjuangan para pendahulu untuk Indonesia yang lebih Maju. Dengan semangat “Kami PASTI, mari kita mengabdi bagi kejayaan negeri”.  Jakarta (20/08/2015)

 

UPACARA PERINGATAN HARI KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA
17 AGUSTUS 2015

 

Senin 17 Agustus 2015, Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara ini diikuti seluruh pegawai di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur. Dalam upacara yang bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Jakarta Timur, Agato P.P. Simamora. Dalam sambutannya, Kepala Kantor membacakan sambutan dari Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly.

Text Box: Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2015


Isi sambutan tersebut diantaranya diungkapkan bahwa kemerdekaan adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, dan tidaklah didapatkan dengan cuma-cuma. Berbagai pengorbanan telah dipertaruhkan, tak ada gelisah apalagi keluh kesah, yang ada hanya ikhlas untuk berjuang lebih keras. Mulai dari perjuangan secara fisik melalui adu kekuatan, adu senjata, hingga diplomasi dengan kata-kata penuh makna. Semangat inilah yang menjadi pengobar perjuangan para pendiri bangsa. Para pejuang saat itu bersumpah demi kemerdekaan yang bukan hanya untuk dirinya, tapi untuk kita, anak bangsa yang menjadi harapannya. Cita-citanya adalah bangsa Indonesia dapat merdeka, berdaulat, adil dan makmur serta dapat sejajar dengan bangsa lain di muka bumi ini. Untuk Itulah mengapa para pendahulu kita bangkit dan berjuang.

 
 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Text Box: Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2015

 

Pelajaran penting dari para pejuang bangsa khususnya semangat dalam merebut kemerdekaan dengan segala pengorbanannya layak kita terapkan saat negara dan bangsa merintih dalam kesakitan atas berbagai ketidaknyamanan. Jika perang di masa lalu dalam kerangka merebut kemerdekaan, maka sekarang saatnya mengisi dengan segala kemajuan untuk kemandirian dan kesejahteraan.

Menteri Hukum dan HAM di dalam isi sambutannya mengajak “Mari dengan semangat “Kami PASTI”, kita bekerja dan berprestasi. Dengan semangat “Kami PASTI” mari bersinergi untuk menghindari disintegrasi. Dengan semangat “Kami PASTI”, mari kita berinovasi untuk bangsa yang mandiri. Dengan semangat “Kami PASTI” lanjutkan perjuangan para pendahulu untuk Indonesia yang lebih Maju. Dengan semangat “Kami PASTI, mari kita mengabdi bagi kejayaan negeri”.  Jakarta (20/08/2015)

Jakarta (26/06/2015). Pengarahan dari Bapak Kepala Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Timur melalui Kegiatan Rapat Dalam Kantor pada kali ini membahas mengenai “Penguatan Kinerja Kementerian Hukum dan HAM dengan Elektronik Komunikasi Internal”. Dalam RDK kali ini yang menjadi narasumber adalah Bapak Agato P. P Simamora (Kepala Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Timur), Bapak Chusni Thamrin, S.Sos., M.Si (Kasubag Humas dan Protokol BPSDM Kemenkumham RI), dan Bapak Uray Avian, S.Sos., M.H (Kasubbid Informasi dan Sarana Komunikasi Kanwil Kemenkumham).

rdk

 

Rapat Dalam Kantor ini dibuka dan dipimpin langsung oleh Bapak Kepala Kantor selaku pimpinan tertinggi. Dalam arahannya beliau mengajak kita semua untuk memperhatikan pemaparan yang ada dalam RDK kali ini yang secara garis besar membahas mengenai aplikasi elektronik komunikasi internal untuk meningkatkan kinerja para pegawai yang nantinya akan berpengaruh dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan Tunjangan Kinerja yang akan didapat.

rdk1

Bapak Chusni Thamrin sebagai narasumber memaparkan apa yang dimaksud dengan aplikasi Elektronik Komunikasi Internal tersebut. Menurut penuturannya alat tersebut digunakan sebagai sarana pendukung komunikasi internal antara pimpinan dan staf, para pengguna aplikasi ini diwajibkan untuk selalu menulis setiap kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan setiap harinya. Dengan begitu para pimpinan dapat mengetahui aktivitas pekerjaan yang dilakukan para stafnya selama di kantor, selain itu juga memudahkan para pegawai dalam menentukan Sasaran Kinerja yang harus dibuat dalam harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Hal ini yang nantinya juga akan mempengaruhi besaran tunjangan kinerja yang akan didapat oleh para pegawai.

Fungsi lainnya dari aplikasi ini adalah dapat melakukan Video Conference. Misalnya jika suatu saat Bapak Kepala Kantor sedang berada di luar daerah dan mendapatkan informasi yang sangat penting untuk disebarkan kepada para jajarannya, beliau pada saat itu juga dapat menginformasikan melalui Video Conference tanpa harus berada ditempat yang sama.

Ditambahkan oleh Bapak Uray Avian, bahwa pihaknya juga akan segera mempercepat penggunaan aplikasi ini di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

Karena kegiatan RDK ini bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan, akhir dari RDK ini ditutup dengan acara buka puasa bersama yang bertempat di pelataran parkir pegawai yang sudah didesain untuk acara tersebut.

(nzr/fosarkim2015)


Web Terkait

Berita Nasional

Berita Hukum

Berita Internasional

Berita Terkini