Frequently Asked Question (FAQ)

A. Frequently Asked Question (FAQ) / Pertanyaan yang biasa ditanyakan

  1. Kenapa tanggal website antrian.imigrasi.go.id tidak bisa dipilih ? “Berarti kuota antriannya telah habis/penuh”
  2. Kalau kuotanya penuh, kenapa tanggalnya tidak bisa dipilih sampai tahun depan ? “Kuota antrian dibuka per minggu pada bulan dan tahun berjalan”
  3. Kapan kuota antrian paspor online dibuka ? “Kuota antrian biasa dibuka di hari Minggu malam. Untuk informasi jadwalnya, silakan cek media sosial kami”
  4. Jika email verifikasi pendaftaran antrian online tidak masuk, apa yang harus saya lakukan ? “Kami menyarankan untuk mendaftar antrian paspor online menggunakan email GMAIL, cek di bagian SPAM pada email Anda 1×24 jam, jika masih tidak ada email tersebut, silakan langsung login tanpa verifikasi”
  5. Kenapa saat melakukan registrasi pendaftaran antrian online muncul notifikasi username telah digunakan padahal belum pernah mendaftar sebelumnya ? “Berarti username yang Anda masukkan telah digunakan oleh orang lain. Username tidak harus sesuai dengan nama asli, silakan ditambahkan dengan angka atau dimodifikasi sesuai keinginan Anda”
  6. Kalau saya sudah pernah punya paspor tapi sudah expired (habis masa berlaku), apakah bisa diperpanjang ? “Jika Anda sudah mempunyai paspor sebelumnya, walaupun sudah expired Anda tetap dapat mengajukan permohonan Penggantian Paspor (yang biasa disebut perpanjang oleh masyarakat) dan paspor lama WAJIB DIBAWA pada saat melakukan permohonan”
  7. Apa saja dokumen persyaratan penggantian (perpanjang) paspor ? “Jika paspor lama Anda diterbitkan di Indonesia setelah tahun 2009, maka dokumen yang dibawa hanya e-KTP dan paspor lama saja (Asli dan Fotokopi ukuran A4) selama kedua data tersebut IDENTIK SAMA
  8. Jika saya bukan pemilik KTP DKI Jakarta (daerah), apakah saya bisa membuat paspor di Kantor Imigrasi Jakarta ? “Permohonan dapat dilakukan di Kantor Imigrasi seluruh Indonesia, akan tetapi petugas berhak meminta dokumen tambahan jika diperlukan sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan”
  9. Dokumen tambahan apa saja yang dibutuhkan ? “Dokumen tersebut dapat berupa Surat Keterangan Bekerja, Surat Domisili, atau Surat Keterangan dari Kampus/Sekolah”

 

B. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan permohonan paspor :

  1. Jangan mengajukan paspor secara mendadak;
  2. Lengkapi dokumen persyaratan asli dan fotokopi (ukuran kertas A4);
  3. Pastikan dokumen Identitas Diri (Akte kelahiran/Ijazah/Buku Nikah/Akte Perkawinan/Surat Baptis) dan Identitas Domisili (KTP dan Kartu Keluarga) Anda benar dan sah serta tidak ada perbedaan data;
  4. Ikuti standar operasional prosedur yang telah ditetapkan;
  5. Hubungi layanan informasi melalui media yang telah kami sediakan jika terdapat hal yang kurang jelas;
  6. Jangan menawarkan atau menerima jasa pengurusan paspor kepada dan dari siapapun juga, pemohon dilindungi dari praktek percaloan.